Secangkir Kopi Tak Mampu Usir Kantuk

Musim piala dunia kaya gini pasti orang-orang Indonesia pada begadang buat nikmatin aksi-aksi tim jagoan bertanding. Perbedaan waktu Indo dengan Afsel membuat petandingan hanya bisa dinikmati dari malam hingga dini hari. Nah kalo orang-orang pada begadang, ada satu minuman yang paling dicari di warung, kopi. Mau kopi item (kalo kata temen saya kopi dukun), kopi moka, capuccino, dan jenis-jenis kopi lainnya, pasti laris manis sebagai teman nonton bola. Tujuannya supaya tidak mengantuk dan tetap terjadi semalam suntuk sampai subuh. Tapi tahukan teman-teman kalo ternyata secangkir kopi tidak mampu mengusir rasa kantuk? Simak berita dari Harian Republika berikut ini.

Sebagian besar masyarakat percaya bahwa secangkir kopi mampu menghilangkan rasa kantuk. Namun, hal itu dibantah oleh peneliti, baru-baru ini.

Menurut mereka, kafein dalam kopi hanya berfungsi merangsang semacam ilusi kepada otak untuk tidak mengantuk. Tetapi, efek itu tidak akan berpengaruh signifikan bila hanya meminum secangkir kopi.

Peter Rogers, peneliti dari Bristol University mengatakan hasil riset pihaknya mengungkap bahwa masyarakat tidak mendapatkan manfaat dari mengkonsumsi minuman mengandung kafein. Walapun, kita selalu diperingatkan tentang efek kafein tapi tetap saja kita percaya dengan mengkonsumsi kafein segala sesuatu akan kembali normal.

"Disisi lain, kafein dapat meningkatkan rasa gelisah. Sayangnya, banyak penikmat kopi yang mengabaikan efek ini," tukasnya seprti dikutip dari dailymail, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, peneliti melibatkan 379 partisipan yang tidak mengonsumsi kopi selama 16 jam sebelum akhir mengkonsumsi kopi atau obat-obatan anti kantuk. Lebih dari setengah partisipan mengonsumsi sedikit atau bahkan jarang minuman berkafein.

Keseluruhan partisipan kemudian ditanyakan tingkat kegelisahan dan konsentrasi serta rasa pusing sebelum dan sesudah diberikan kopi atau obat. Peneliti juga memberikan semacam tes kepada partisipan. Tes yang dimaksud untuk mengetahui kemampuan daya ingat, konsetrasi dan tingkat awas dari partisipan.

Hasilnya, peneliti mendapatkan sedikit perbedaan pada setiap partisipan. Partisipan yang mengkonsumsi kafein pada level menengah dan tinggi diketahui mengalami penurunan konsetrasi dan peningkatan sakit kepala atau pusing. Efek sebaliknya justru diterima patisipan yang tidak atau sedikit mengkonsumsi kafein.

Meski demikian, tingkat kewaspadaan partisipan yang mengkonsumsi kafein tidak berbeda dengan partisipan yang mengkonsumsi obat. Hal ini menunjukan kafein hanya membawa penikmat kopi pada kondisi biasa.

Peneliti juga mengungkap temuan mereka bisa berlaku pula pada orang-orang yang mengatakan bahwa mereka bergantung pada secangkir teh dipagi hari untuk mendapatkan optimalisasi kinerja otak mereka.

Selain itu, mereka juga menemukan individu yang memiliki kelainan genetik seperti mudah gelisah tidak akan terpengaruh ketika mereka menikmati kopi. Bahkan, individu dengan varian gen yang terkait dengan kecemasan cenderung lebih sedikit mengkonsumsi kopi ketimbang mereka yang tidak memiliki kelainan genetik.

Secara terpisah, Dr Euan Paulus, direktur eksekutif Asosiasi Kopi Inggris atau British Coffee Association, mengatakan penelitian lebih lanjut diperlukan guna melihat bagaimana hasil penelitian ini dapat mempengaruhi populasi yang lebih luas.

"Terdapat bukti yang menunjukkan bahwa kadar kafein yang bertindak sebagai stimulan pada sistem syaraf pusat tidak meningkatkan kewaspadaan, "katanya.

Menurutnya efek tersebut juga ditemukan pada pekerja shift malam, atau mereka yang harus bangun pagi-pagi. Kata dia, efek itu juga ditemukan pada pekerja yang mengharuskan memiliki tingkat waspada dan kosentrasi tinggi.

"Kopi bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, empat atau lima cangkir per hari cenderung aman. Khusus wanita hamil harus memperhatikan saran yang diberikan oleh dokter dan membatasi asupan kafein untuk 200mg per hari dari semua sumber kafein,' tukasnya.

Perlu diketahui, secangkir kopi mengandung 60-100 mg kafein, pada teh mengandung 30-110 mg kafein, minuman kopi olahan seperti latte atau esperesso mengandung kafein 90-200 mg dan 55 gram coklat mengandung 40-50 mg kafein.

39 Komentar:

maaf gan, ane lebih tertarik sama wanginya saja, gak berani minum coz perut ane bisa kembung nih :)

nah kalo teh... ane doyan... apalagi dicampur ma camilan... :D

ane termasuk pecinta kopi nih gan ... :)

mantep gan, apalagi capuccino :D

minum nya jangan secangkir gan . low secangkir yah gag ngefek .. se galon kopi ..... nah baru tuh kembung,kan gag ngantuk lagi ... :)) =))

biasanya kalo kekenyangan malah ngantuk gan =))

kopi pait...
hahahay
ada kafein didalamnyaa...

ga tahan minum kopi..
takut makin item kayak kopi juga..
hahahay =))

*ga nyambung

All : Jangan terlalu minum teh atau kopi kak...
didalamnya ada zat yang bernama kafein..
jika dikonsumsi berlebihan bisa merusak sistem saraf...

yup capucino is the best .....

kalo makan kekenyangen itu baru ngantuk .. ini karena minum og gan , kopi lagi .... tmbah puyeng tuh kepala .. :))

hahhahahay
iya juga....

jelas lebih enak toh....

gambarnya enak banget keliatannya...

sedap sedap sedap

YY TAKK kag ?

@Fajri. JElas lebih enak itu kan kapal api. wkwkwkwk :))

@Anggun. Boleh langsung diambil aja.. :D

GudangR : wkwkwkwkwk.. biasa yang bernama api itu panas kak...

pengen coba minum kopi luak...
hargaany ga tahan untuk kantong

yang jelas bukan kapal laut kak :p

wah sayang sungguh di saang tuh gambar cuma bisa di liat ... ngiler ane...

@3lost : awas ilernya jatoh kak :p

piss kak

gambar disajikan untuk dilihat kakk...
kalau mau nyoba pake alat doraemon

kopi jadi pencahar kalo pagi sebelum sarapan, efektif banget gak tau buat yang lain ^_^

Qodam : cocok banget buat yang lagi kerja dikantoran biar ga ngantuk...

kopi mmiliki kafein paling bnyk

Produk Kandungan kafein
Secangkir Kopi 85 mg
Secangkir Teh 35 mg
Sebotol Coco cola 35 mg
Minuman energi
(kratingdaeng, M-150,Galin Bugar, dll ) 50 mg
Kopi Instan 2.8 – 5.0%
Kopi Moka (mentah) 1.08%
Kopi Moka (sangrai) 0.82%
Kopi Robusta Jawa 1.48%
Kopi Arabika 1.16%
Kopi Liberika (mentah) 1.59%
Kopi Liberika (sangrai) 2.19%
(nyarik dmbah google)

@Threelost. Wow... infonya mantap tuh lengkap bange5t... Sip sip terima kasih atas tambahannya. :)

sma2 gan, agan jg bnyk ngsih informasi... :D

ada biayanya tuh gan ... :))

@fajri : wah untuk dilihat tha ... kirain untuk di pajang ... :))

infonya mantabbbs 3lost

wah yang mau ngopi bareng gag ngajak2 nih ... :))

kopo apa nih yang mau di beli ??? :D

ia jri . mantbs banget tha .. :p

Post a Comment

Komentar Anda Akan Difilter, jadi minimal sehari baru keliatan Komeng Anda. Jika Anda bertanya, Silahkan Bookmark blog ini untuk melihat jawaban komeng anda nantinya.


Ingat, No Spam, No Porn, tapi jangan Nodong. Pikirkan Dulu kata katanya Sebelum Komeng yah... :)