Hadiah dan Perbuatan


Tulisan ini sebenarnya saya tujukan untuk diri saya sendiri, cuma sebagai reminder aja kalo suatu hari saya baca-baca ulang postingan saya. jadi bagi para pembaca mohon jangan marah atau men-judge yang aneh - aneh yah.. hehehehe. Mohon ambil positifnya aja.

Pagi ini atau tepatnya subuh ini, saya tidak sengaja menonton sebuah acara keagamaan di RCTI acara keagamaan ini adalah keagamaan Hindu.

Dalam acara ini ada sebuah drama sebuah drama sederhana sebagai pembuka acara, disitu ditampilkan seorang pengemis dan seorang yang kaya raya marah pada pengemis itu karena dianggap meminta-minta, kemudian pengemis itu memberikan sebuah pertanyaan yang sangat dalam artinya bagi saya. Begini pertanyaannya.

Pertanyaan:
Bila suatu hari kamu memberikan hadiah pada seseorang dan orang itu tidak menerimanya, maka jadi milik siapa hadiah itu?

Jawaban:
Maka hadiah itu adalah tetap menjadi milikmu dan dikembalikan padamu.

Renungan:
Post Indonesia aja kalo barangnya kiriman tidak diterima sama tujuan, barang bakalan dikirim balik ke pengirim.
Bayangkan kalau kita berbuat kejahatan besar pada seseorang, dan orang itu tidak menerima perbuatan kita, maka apa yang sudah kita perbuat itu akan dikembalikan pada kita.


0 Komentar:

Post a Comment

Komentar Anda Akan Difilter, jadi minimal sehari baru keliatan Komeng Anda. Jika Anda bertanya, Silahkan Bookmark blog ini untuk melihat jawaban komeng anda nantinya.


Ingat, No Spam, No Porn, tapi jangan Nodong. Pikirkan Dulu kata katanya Sebelum Komeng yah... :)